Dalam mentransfer, kadang terdapat beberapa istilah yang tidak dimengerti terutama jika anda baru pertama kali melakukannya. Istilah seperti LLG dan RTGS akan sering anda temui jika melakukan transaksi transfer antar bank. Pilihan LLG dan RTGS, atau kadang Kliring (LLG) dan RTGS (bagi sebagian bank) akan muncul jika melakukan transfer uang antar bank yang berbeda. Nah, apa perbedaan antara keduanya?
Perbedaan yang paling mencolok antara kedua jenis transfer ini adalah kecepatan dan biayanya.
LLG, atau Lalu Lintas Giro kepanjangannya, yaitu mekanisme transfer antar bank dengan menggunakan fasilitas kliring (clearing). Dengan pengiriman LLG, tentunya membutuhkan waktu yang lebih lama (bisa beberapa hari) agar uangnya masuk ke rekening si penerima. Sedangkan,
RTGS atau Real Time Gross Settlement kepanjangannya, yaitu mekanisme transfer antar bank secara real time, maka dari itu uangnya akan langsung masuk ke dalam rekening yang dituju. Namun, pada prakteknya kadang proses ini membutuhkan waktu beberapa jam (biasanya sekitar 4 jam baru masuk). Dan jika nasabah melakukan transfer di atas jam 3 sore maka uangnya akan masuk keesokan harinya. Dan jika dilakukan pada akhir bulan maka akan terjadi delay pula 1 hari kerja, ini dikarenakan adanya proses tutup buku. Biaya yang dikenakan dengan proses RTGS pun lebih mahal, klo ga salah antara 15rb sampai 30rb rupiah.
Fyi, untuk bca, biaya yang dicharge untuk pengiriman LLG adalah Rp 5000 sedangkan RTGS adalah Rp 20,000. Dan katanya kalau biaya pengiriman dari bank Mandiri ke BCA sekitar 2500 (via internet banking).
Perbedaan antara RTGS dan SKNBI?
Untuk pengiriman dana dengan proses RTGS diselesaikan secara satu per satu transaksi (gross settlement) selain itu waktu penyelesaiannya lebih cepat (real time settlement) jika dilakukan sepanjang waktu jam operasional sistym RTGS. Sedangkan pengiriman uang dengan SKNBI (Sistim Kliring Nasional Bank Indonesia), settlement melalui proses multilateral netting (kliring) terlebih dahulu, dan di waktu jam operasional SKNBI.
However, kabarnya mulai dari tgl 12 Desember 2014, pengiriman langsung (RTGS) diharuskan minimal Rp 100 juta, kurang dari jumlah tersebut harus menggunakan SKNBI atau Sistem Kliring Nasional BI. Untuk jumlah nominal Rp 100-500 juta, nasabah boleh pilih mau pakai SKNBI atau RTGS.
Selain itu nasabah juga disarankan tidak perlu risau jika merasa kliring memakan waktu yang lama karena telah dijelaskan bahwa kliring sekarang lebih cepat karena dilakukan empat kali sehari (pukul 10.00, pukul 12.00, pukul 14.00 dan pukul 16.00). Transaksi yang dilakukan setelah pukul 16.00 sore akan sampai keesokan harinya. Ini tentunya berbeda dengan kliring sebelumnya yang dilakukan hanya pada pagi dan sore hari.
Senin, 26 Mei 2008
Sabtu, 24 Mei 2008
Perbedaan Kartu Kredit Visa dan MasterCard
Visa (Visa International Service Association) dan MasterCard keduanya digunakan di seluruh dunia sebagai metode untuk membuat pembayaran. Sebelum menerangkan perbedaan antara kedua jenis kartu kredit ini mungkin anda perlu tau kalau Visa dan MasterCard tidak menerbitkan kartu kredit. Tetapi mereka membuat uang dengan memproses transaksi antara tempat pembelian dengan bank anda. Mereka tidak ada hubungannya dengan program hadiah Anda, suku bunga, biaya keterlambatan atau masalah customer service lainnya.
Dengan kata lain, mereka merupakan jaringan pembayaran yang menghubungkan antara terminal pembayaran merchant dengan departemen kartu kredit di bank Anda. Dikarenakan jutaan pedagang yang menerima pembelian dengan kartu kredit pada jumlah yg sangat besar, maka bank lebih memilih untuk menggunakan salah satu dari jaringan pihak ketiga ini untuk memproses transaksi kredit.
Mengenai Visa
Visa Inc adalah korporasi jasa keuangan multinasional Amerika yang berkantor pusat di Foster City, California, Amerika Serikat. Visa memfasilitasi transfer dana elektronik di seluruh dunia, paling sering melalui kartu kredit ataupun kartu debit yg berlogo Visa. Visa tidak menerbitkan kartu, memperpanjang kredit atau menetapkan tarif dan biaya bagi konsumen. Melainkan, Visa menyediakan lembaga keuangan dengan produk pembayaran Visa-branded yang kemudian mereka gunakan untuk menawarkan kredit, debit, prabayar dan program cash-access kepada pelanggan mereka.
Mengenai MasterCard
MasterCard Incorporated di (NYSE: MA) atau MasterCard Worldwide adalah korporasi jasa keuangan multinasional Amerika yang berkantor pusat di MasterCard Global Internasional Headquarters, Purchase, New York, Amerika Serikat. The Global Operasional Kantor Pusat terletak di O'Fallon, Missouri, Amerika. Serikat.
Apa Perbedaannya?
Dolo, Visa diterima lebih universal dibandingkan dengan MasterCard, tetapi itu tidak lagi terjadi. Sekarang jarang untuk menemukan lokasi di mana yang satu diterima dan yang lain tidak. Keduanya mengklaim memiliki sekitar 20 juta anak cabang di lebih dari 150 negara.
Dolo terdapat perbedaan yang signifikan antara Visa dan MasterCard. Namun, saat ini perbedaan antara keduanya telah menyempit ke titik dimana mereka berdua hampir tidak bisa dibedakan.
Jadi jika Anda membandingkan VISA dan MasterCard untuk memutuskan kartu mana yang lebih baik untuk dimiliki, mungkin salah satu ide yang terbaik untuk dipertimbangkan adalah melihat fitur dari kartu tersebut (bukan mereknya). Salah satu fitur yang paling penting, tentu saja, adalah tingkat bunga dan biaya tahunan.
Oleh karena itu, kartu kredit Citibank Visa mungkin sangat mirip dengan Citibank MasterCard. Namun, Citibank MasterCard mungkin berbeda dari MasterCard bank lain, meskipun mereka berdua merupakan MasterCard.
Pesaing internasional utama dari VISA dan MasterCard termasuk American Express dan Discover. Beberapa pesaing regional juga ada seperti RuPay di India, serta NETS dan EzLink di Singapura.
Dengan kata lain, mereka merupakan jaringan pembayaran yang menghubungkan antara terminal pembayaran merchant dengan departemen kartu kredit di bank Anda. Dikarenakan jutaan pedagang yang menerima pembelian dengan kartu kredit pada jumlah yg sangat besar, maka bank lebih memilih untuk menggunakan salah satu dari jaringan pihak ketiga ini untuk memproses transaksi kredit.
Mengenai Visa
Visa Inc adalah korporasi jasa keuangan multinasional Amerika yang berkantor pusat di Foster City, California, Amerika Serikat. Visa memfasilitasi transfer dana elektronik di seluruh dunia, paling sering melalui kartu kredit ataupun kartu debit yg berlogo Visa. Visa tidak menerbitkan kartu, memperpanjang kredit atau menetapkan tarif dan biaya bagi konsumen. Melainkan, Visa menyediakan lembaga keuangan dengan produk pembayaran Visa-branded yang kemudian mereka gunakan untuk menawarkan kredit, debit, prabayar dan program cash-access kepada pelanggan mereka.
Mengenai MasterCard
MasterCard Incorporated di (NYSE: MA) atau MasterCard Worldwide adalah korporasi jasa keuangan multinasional Amerika yang berkantor pusat di MasterCard Global Internasional Headquarters, Purchase, New York, Amerika Serikat. The Global Operasional Kantor Pusat terletak di O'Fallon, Missouri, Amerika. Serikat.
Apa Perbedaannya?
Dolo, Visa diterima lebih universal dibandingkan dengan MasterCard, tetapi itu tidak lagi terjadi. Sekarang jarang untuk menemukan lokasi di mana yang satu diterima dan yang lain tidak. Keduanya mengklaim memiliki sekitar 20 juta anak cabang di lebih dari 150 negara.
Dolo terdapat perbedaan yang signifikan antara Visa dan MasterCard. Namun, saat ini perbedaan antara keduanya telah menyempit ke titik dimana mereka berdua hampir tidak bisa dibedakan.
Jadi jika Anda membandingkan VISA dan MasterCard untuk memutuskan kartu mana yang lebih baik untuk dimiliki, mungkin salah satu ide yang terbaik untuk dipertimbangkan adalah melihat fitur dari kartu tersebut (bukan mereknya). Salah satu fitur yang paling penting, tentu saja, adalah tingkat bunga dan biaya tahunan.
Oleh karena itu, kartu kredit Citibank Visa mungkin sangat mirip dengan Citibank MasterCard. Namun, Citibank MasterCard mungkin berbeda dari MasterCard bank lain, meskipun mereka berdua merupakan MasterCard.
Pesaing internasional utama dari VISA dan MasterCard termasuk American Express dan Discover. Beberapa pesaing regional juga ada seperti RuPay di India, serta NETS dan EzLink di Singapura.
Apa itu Magnetic Stripe pada Kartu Kredit/ Debit
Strip di bagian belakang kartu kredit adalah strip magnetik, sering disebut juga sebagai magstripe atau magnetic stripe. Bahkan semua kartu magnetic stripe juga kadang disebut dengan swipe card (kartu gesek) atau magstripe. Kartu-kartu tersebut sering ditemukan dalam bentuk kartu kredit, kartu identitas, maupun tiket transportasi.
Magstripe ini terbuat dari partikel magnetik berbasis iron atau besi dalam bentuk film seperti plastik. Setiap partikel benar-benar sebuah bar magnet kecil sekitar 20-sepersejuta inci panjangnya. Kadang magstripe ini ditemukan berwarna coklat, hitam, atau juga silver.
Magstripe ini dapat "ditulis" (menyimpan data) karena magnet bar kecil tersebut dapat dimagnetize atau dimodifikasi. Magstripe pada bagian belakang kartu kredit sangat mirip dengan sepotong pita kaset.
Magstripe reader (Anda mungkin telah melihatnya terpasang pada PC di sebuah bazaar atau fair) adalah alat yg dapat mambaca informasi dari tiga-track stripe tersebut. Jika ATM tidak bisa membaca atau menolak kartu Anda, masalahnya mungkin salah satu dari berikut:
Apa yang terjadi jika anda membayar belanjaan anda di mall atau supermarket dengan menggesekkan kartu kredit anda? Ini cara kerjanya:
Setelah Anda atau orang kasir menggesekkan kartu kredit Anda melalui mesin reader, software EDC pada terminal Point-of-sale (POS) akan memanggil/men-dial nomor telepon yang tersimpan (menggunakan modem) untuk menelpon acquirer. Acquirer merupakan suatu organisasi yang mengabulkan permintaan otentikasi-kredit dari pedagang dan menyediakan para pedagang dengan jaminan pembayaran.
Ketika perusahaan acquirer menerima permintaan otentikasi kartu kredit, sistimnya akan otomatis mengecek setiap transaksi untuk validitas dan data yang tersimpan pada magstripe seperti:
Bagaimana dengan PIN pada Kartu Debit
PIN tersimpan secara terenkripsi (disembunyikan dalam kode-kode) pada database. Misalkan, ketika anda menarik uang di ATM, ATM tersebut otomatis mengenkripsi PIN anda dan mengirimkannya ke database untuk mengetahui apakah serasi.
PIN dapat tersimpan pada komputer di bank dalam bentuk terenkripsi (yg disebut juga sebagai cipher ) atau tersimpan secara terenkripsi pada kartu itu sendiri. Demikian juga, komunikasi antara ATM dan komputer pusat bank akan dienkripsi untuk mencegah para maling yang mencoba untuk menyuri segala informasi yang dibutuhkan untuk mengambil cash.
Magstripe ini terbuat dari partikel magnetik berbasis iron atau besi dalam bentuk film seperti plastik. Setiap partikel benar-benar sebuah bar magnet kecil sekitar 20-sepersejuta inci panjangnya. Kadang magstripe ini ditemukan berwarna coklat, hitam, atau juga silver.
Magstripe ini dapat "ditulis" (menyimpan data) karena magnet bar kecil tersebut dapat dimagnetize atau dimodifikasi. Magstripe pada bagian belakang kartu kredit sangat mirip dengan sepotong pita kaset.
Magstripe reader (Anda mungkin telah melihatnya terpasang pada PC di sebuah bazaar atau fair) adalah alat yg dapat mambaca informasi dari tiga-track stripe tersebut. Jika ATM tidak bisa membaca atau menolak kartu Anda, masalahnya mungkin salah satu dari berikut:
- Magstripe yang kotor atau tergores.
- Magstripe yang terhapus (salah satu penyebabnya adalah karena terkena magnet lainnya seperti pajangan magnet yang digunakan untuk menempel kertas atau catatan di kulkas).
Apa yang terjadi jika anda membayar belanjaan anda di mall atau supermarket dengan menggesekkan kartu kredit anda? Ini cara kerjanya:
Setelah Anda atau orang kasir menggesekkan kartu kredit Anda melalui mesin reader, software EDC pada terminal Point-of-sale (POS) akan memanggil/men-dial nomor telepon yang tersimpan (menggunakan modem) untuk menelpon acquirer. Acquirer merupakan suatu organisasi yang mengabulkan permintaan otentikasi-kredit dari pedagang dan menyediakan para pedagang dengan jaminan pembayaran.
Ketika perusahaan acquirer menerima permintaan otentikasi kartu kredit, sistimnya akan otomatis mengecek setiap transaksi untuk validitas dan data yang tersimpan pada magstripe seperti:
- Merchant ID
- Nomor kartu yang valid
- Tanggal kadaluwarsa
- Batas limit kredit-card
- Penggunaan kartu
Bagaimana dengan PIN pada Kartu Debit
PIN tersimpan secara terenkripsi (disembunyikan dalam kode-kode) pada database. Misalkan, ketika anda menarik uang di ATM, ATM tersebut otomatis mengenkripsi PIN anda dan mengirimkannya ke database untuk mengetahui apakah serasi.
PIN dapat tersimpan pada komputer di bank dalam bentuk terenkripsi (yg disebut juga sebagai cipher ) atau tersimpan secara terenkripsi pada kartu itu sendiri. Demikian juga, komunikasi antara ATM dan komputer pusat bank akan dienkripsi untuk mencegah para maling yang mencoba untuk menyuri segala informasi yang dibutuhkan untuk mengambil cash.
Cara Mengetahui Kartu Kredit Palsu - Arti Nomor Kode Credit Card
Jika anda perhatikan pada kartu kredit anda, disana terdapat 16 nomor digit yang berada di depan kartu, tapi taukah anda kalau angka angka tersebut tidak dibuat secara asal. Tiap susunan dan angka angka tersebut memiliki artinya tersendiri seperti siapa yang menerbitkannya, tipe akun, dsb. Jika dibandingkan dengan strip magnetik yg terdapat di belakang kartu, informasi ini tidak terlalu banyak, namun tetap masih berguna.
Bentuk font nomor kartu kredit tidak ditemukan di berbagai aplikasi Windows seperti MS Office (Calibri, Times, Arial, Franklin Gothic, Agency, dsb) - setidaknya untuk saat ini. Ini bertujuan agar kartu kredit tidak mudah ditiru sehingga dipersalahgunakan.
Berikut adalah cara untuk mengartikan kode nomor pada kartu kredit:
Angka pertama pada nomor kartu kredit menunjukkan jenis sistem yang digunakan:
3 - kartu travel/entertainment (seperti American Express dan Diners Club)
4 - Visa
5 - MasterCard
6 - Discover Card
Struktur nomor kartu bervariasi oleh sistem. Sebagai contoh, nomor kartu American Express mulai dengan angka 37, sedangkan Carte Blanche dan Diners Club diawali dengan 38. Mastercard selalu diawali dengan angka 5, dan angka kedua selalu antara 1 sampai 5. Ini mengapa situs tertentu tidak menanyakan kartu jenis apakah yang anda miliki karena dengan nomor yang anda masukkan saja mereka sudah bisa mengetahuinya.
American Express - Digit ketiga dan keempat adalah jenis dan mata uang, angka kelima sampai 11 adalah nomor rekening, angka 12 sampai 14 adalah nomor kartu dalam account dan angka 15 adalah check digit. (American Express hanya memiliki 15 digit nomor kartu saja).
Visa - Digit kedua sampai keenam adalah nomor bank, angka ketujuh sampai 12 atau tujuh hingga 15 adalah nomor rekening dan angka ke13 atau 16 adalah check digit.
MasterCard - Digit kedua dan ketiga, dua sampai empat, dua sampai lima atau dua sampai enam adalah nomor Bank (tergantung apakah digit kedua adalah angka 1, 2, 3 atau lainnya). Angka setelah nomor bank sampai digit ke 15 adalah nomor rekening, dan angka ke16 adalah cek digit.
Satu digit terakhir pada nomor kartu kredit merupakan check digit, yang berfungsi untuk validasi pengecekan nomor kartu kredit tersebut. Digit tunggal Ini adalah salah satu yang paling penting pada kartu. Sama seperti angka terakhir pada barcode, tujuan nomor ini adalah untuk memungkinkan validasi dari sisa nomor nomor pada kartu tersebut. Dengan kata lain, ada hubungan matematis antara angka-angka pada kartu kredit, sehingga jika nomor yang dimasukkan salah, sistem kartu validator dapat menditek bahwa nomor kartu yang anda masukkan itu salah.
Sebenarnya Anda juga dapat memvalidasi nomor kartu Anda sendiri. Berikut caranya:
Bentuk font nomor kartu kredit tidak ditemukan di berbagai aplikasi Windows seperti MS Office (Calibri, Times, Arial, Franklin Gothic, Agency, dsb) - setidaknya untuk saat ini. Ini bertujuan agar kartu kredit tidak mudah ditiru sehingga dipersalahgunakan.
Berikut adalah cara untuk mengartikan kode nomor pada kartu kredit:
Angka pertama pada nomor kartu kredit menunjukkan jenis sistem yang digunakan:
3 - kartu travel/entertainment (seperti American Express dan Diners Club)
4 - Visa
5 - MasterCard
6 - Discover Card
Struktur nomor kartu bervariasi oleh sistem. Sebagai contoh, nomor kartu American Express mulai dengan angka 37, sedangkan Carte Blanche dan Diners Club diawali dengan 38. Mastercard selalu diawali dengan angka 5, dan angka kedua selalu antara 1 sampai 5. Ini mengapa situs tertentu tidak menanyakan kartu jenis apakah yang anda miliki karena dengan nomor yang anda masukkan saja mereka sudah bisa mengetahuinya.
American Express - Digit ketiga dan keempat adalah jenis dan mata uang, angka kelima sampai 11 adalah nomor rekening, angka 12 sampai 14 adalah nomor kartu dalam account dan angka 15 adalah check digit. (American Express hanya memiliki 15 digit nomor kartu saja).
Visa - Digit kedua sampai keenam adalah nomor bank, angka ketujuh sampai 12 atau tujuh hingga 15 adalah nomor rekening dan angka ke13 atau 16 adalah check digit.
MasterCard - Digit kedua dan ketiga, dua sampai empat, dua sampai lima atau dua sampai enam adalah nomor Bank (tergantung apakah digit kedua adalah angka 1, 2, 3 atau lainnya). Angka setelah nomor bank sampai digit ke 15 adalah nomor rekening, dan angka ke16 adalah cek digit.
Satu digit terakhir pada nomor kartu kredit merupakan check digit, yang berfungsi untuk validasi pengecekan nomor kartu kredit tersebut. Digit tunggal Ini adalah salah satu yang paling penting pada kartu. Sama seperti angka terakhir pada barcode, tujuan nomor ini adalah untuk memungkinkan validasi dari sisa nomor nomor pada kartu tersebut. Dengan kata lain, ada hubungan matematis antara angka-angka pada kartu kredit, sehingga jika nomor yang dimasukkan salah, sistem kartu validator dapat menditek bahwa nomor kartu yang anda masukkan itu salah.
Sebenarnya Anda juga dapat memvalidasi nomor kartu Anda sendiri. Berikut caranya:
Sejarah, Kegunaan dan Fakta Tentang Kartu Kredit
Kartu kredit adalah sebuah kartu plastik tipis, biasanya dengan size ukuran 3-1/8 inci dengan 2-1/8 inci, yang berisi informasi identitas seseorang seperti tanda tangan atau foto/gambar. Berbeda dengan kartu debit, penerbit kartu kredit meminjamkan uang kepada konsumen dan bukan mengambil uang dari rekeningnya. Saat ini, informasi pada kartu kredit tersebut bisa terbaca oleh automated teller machines (ATM), store readers, dan komputer perbankan dan Internet.
Menurut Encyclopedia Britannica, penggunaan kartu kredit berasal dari Amerika Serikat pada tahun 1920-an, ketika perusahaan-perusahaan individu, seperti jaringan hotel dan perusahaan minyak, mulai mengeluarkan kartu tersebut kepada pelanggan untuk pembelian yang dilakukan pada bisnis-bisnis mereka. Penggunaan ini meningkat secara signifikan setelah Perang Dunia II.
Kartu kredit universal yang pertama (kartu yang dapat digunakan di berbagai toko dan bisnis), diperkenalkan oleh Diners Club, Inc, pada tahun 1950. Pada sistem ini, perusahaan kartu kredit mengenakan biaya tahunan kepada pemegang kartu dan menagih mereka secara bulanan atau tahunan. Kartu universal besar lainnya didirikan pada tahun 1958 oleh perusahaan American Express, kemudian disusul oleh kartu kredit yang terbanyak dan terpopuler pada saat ini yaitu Visa credit card yang diterbitkan di tahun 1976-1977, dan selanjutnya Master card.
Kartu kredit tidak sama dengan kartu debit. Ketika Anda membayar untuk sesuatu dengan kartu kredit, Anda sebenarnya sedang meminjam uang dari card provider anda untuk membayar - dan anda akan dikenakan bunga atas pinjaman tersebut. Namun, sebagian besar kartu kredit akan memberikan periode bebas bunga sampai beberapa minggu kedepan, jadi jika Anda membayar tagihan Anda secara full setiap bulan, Anda tidak perlu membayar bunga. Dengan kata lain, Anda dapat meminjam uang secara gratis.
Setiap bulan anda akan dikirim surat tagihan yang terperinci dari segala sesuatu yang anda belanjakan menggunakan kartu tersebut. Penyedia kartu (card providers) pada umumnya memiliki pembayaran minimum yang mereka butuhkan setiap bulan. Tidak sedikit orang yang hanya membayar sejumlah ‘pembayaran minimum’ tetapi saya tidak menganjurkannya, ini dikarenakan saldo hutang yang tersisa akan terkena bunga yang amat tinggi.
Masa tenggang bebas bunga berbeda untuk setiap provider. Masa tenggang bisa dilihat pada tanggal cetak tagihan serta tanggal jatuh tempo tagihan kartu kredit. Ini bisa berkisar antara 15 dan 25 hari. Misalkan tanggal cetak tagihan kartu kreditnya adalah tanggal 5 February, dan tanggal jatuh temponya adalah tanggal 25 Februari. Ini artinya masa tenggangnya adalah 20 hari. Kalau pembayaran dilakukan dalam masa tenggang ini, maka anda tidak akan dikenakan bunga atas tagihan tersebut. Pembayaran tidak diproses langsung secara instan dan membutuhkan waktu, jadi sebaiknya anda menyisakan cukup waktu untuk menghindari bunga jika ingin membayar.
Menurut Encyclopedia Britannica, penggunaan kartu kredit berasal dari Amerika Serikat pada tahun 1920-an, ketika perusahaan-perusahaan individu, seperti jaringan hotel dan perusahaan minyak, mulai mengeluarkan kartu tersebut kepada pelanggan untuk pembelian yang dilakukan pada bisnis-bisnis mereka. Penggunaan ini meningkat secara signifikan setelah Perang Dunia II.
Kartu kredit universal yang pertama (kartu yang dapat digunakan di berbagai toko dan bisnis), diperkenalkan oleh Diners Club, Inc, pada tahun 1950. Pada sistem ini, perusahaan kartu kredit mengenakan biaya tahunan kepada pemegang kartu dan menagih mereka secara bulanan atau tahunan. Kartu universal besar lainnya didirikan pada tahun 1958 oleh perusahaan American Express, kemudian disusul oleh kartu kredit yang terbanyak dan terpopuler pada saat ini yaitu Visa credit card yang diterbitkan di tahun 1976-1977, dan selanjutnya Master card.
Kartu kredit tidak sama dengan kartu debit. Ketika Anda membayar untuk sesuatu dengan kartu kredit, Anda sebenarnya sedang meminjam uang dari card provider anda untuk membayar - dan anda akan dikenakan bunga atas pinjaman tersebut. Namun, sebagian besar kartu kredit akan memberikan periode bebas bunga sampai beberapa minggu kedepan, jadi jika Anda membayar tagihan Anda secara full setiap bulan, Anda tidak perlu membayar bunga. Dengan kata lain, Anda dapat meminjam uang secara gratis.
Setiap bulan anda akan dikirim surat tagihan yang terperinci dari segala sesuatu yang anda belanjakan menggunakan kartu tersebut. Penyedia kartu (card providers) pada umumnya memiliki pembayaran minimum yang mereka butuhkan setiap bulan. Tidak sedikit orang yang hanya membayar sejumlah ‘pembayaran minimum’ tetapi saya tidak menganjurkannya, ini dikarenakan saldo hutang yang tersisa akan terkena bunga yang amat tinggi.
Masa tenggang bebas bunga berbeda untuk setiap provider. Masa tenggang bisa dilihat pada tanggal cetak tagihan serta tanggal jatuh tempo tagihan kartu kredit. Ini bisa berkisar antara 15 dan 25 hari. Misalkan tanggal cetak tagihan kartu kreditnya adalah tanggal 5 February, dan tanggal jatuh temponya adalah tanggal 25 Februari. Ini artinya masa tenggangnya adalah 20 hari. Kalau pembayaran dilakukan dalam masa tenggang ini, maka anda tidak akan dikenakan bunga atas tagihan tersebut. Pembayaran tidak diproses langsung secara instan dan membutuhkan waktu, jadi sebaiknya anda menyisakan cukup waktu untuk menghindari bunga jika ingin membayar.
Kamis, 22 Mei 2008
Cara Hitung Pajak dan Bea Masuk Barang Impor
Banyak para internet marketer yg akhir akhir ini mengimpor barang dr luar negeri dan menjualnya lagi disini, namun banyak juga diantara mereka yg menemukan kendala ketika berhubungan dengan masalah bea masuk dan pajak. Karena pernah mengimpor barang dr luar juga dan bingung bagaimana cara mereka menghitungnya, setelah bertanya tanya, search and browse akhirnya bagus juga klo sy tulis caranya disini sekalian banyak2in post juga hehe. Cara hitungnya kurang lebih seperti ini:
Cara perhitungan bea masuk dan pajak:
Singkatan dan arti:
C = Cost (harga barang)
I = Insurance (Asuransi)
F = Freight (Ongkos kirim)
NDPBM (Nilai Dasar Pengenaan Bea Masuk) = Cost + Insurance + Freight = CIF
Untuk barang barang impor tidak melalui PJT (Perusahaan Jasa Titipan):
Bea masuk = CIF x 0% atau 5% atau 10% dst, bisa lihat di BTBMI (Buku Tarif Bea Masuk Indonesia).
PPN = (CIF + bea masuk) x 7.5% (bisa juga 2,5% kalau punya API, atau 15% kalau tdk memiliki NPWP).
Untuk barang impor melalui kantor pos atau PJT, perhitungannya sama seperti dgn yg diatas (bedanya hanya harga barang dikurangi hak utk barang kiriman yaitu $50). Untuk barang dgn harga dibawah $50 tidak kena bea masuk dan pajak, alias free atau gratis.
Bea masuk = CIF x tarif bea masuknya.
PPN atau Pajak Pertambahan Nlai = (CIF + bea masuk) x 10%
PPh atau Pajak pertambahan harga = (CIF + bea masuk) x 7,5%
Mungkin anda atau teman teman lain yg punya cerita atau pengalaman seputar bea masuk dan pajak bisa sharing juga dsini.
Cara perhitungan bea masuk dan pajak:
Singkatan dan arti:
C = Cost (harga barang)
I = Insurance (Asuransi)
F = Freight (Ongkos kirim)
NDPBM (Nilai Dasar Pengenaan Bea Masuk) = Cost + Insurance + Freight = CIF
Untuk barang barang impor tidak melalui PJT (Perusahaan Jasa Titipan):
Bea masuk = CIF x 0% atau 5% atau 10% dst, bisa lihat di BTBMI (Buku Tarif Bea Masuk Indonesia).
PPN = (CIF + bea masuk) x 7.5% (bisa juga 2,5% kalau punya API, atau 15% kalau tdk memiliki NPWP).
Untuk barang impor melalui kantor pos atau PJT, perhitungannya sama seperti dgn yg diatas (bedanya hanya harga barang dikurangi hak utk barang kiriman yaitu $50). Untuk barang dgn harga dibawah $50 tidak kena bea masuk dan pajak, alias free atau gratis.
Bea masuk = CIF x tarif bea masuknya.
PPN atau Pajak Pertambahan Nlai = (CIF + bea masuk) x 10%
PPh atau Pajak pertambahan harga = (CIF + bea masuk) x 7,5%
Mungkin anda atau teman teman lain yg punya cerita atau pengalaman seputar bea masuk dan pajak bisa sharing juga dsini.
Rabu, 21 Mei 2008
Apa Guna Faktur Pada BPKB
Faktur adalah bukti pembelian berupa secarik kertas tipis berisi keterangan seperti no mesin, no rangka, invoerpas no, harga pabrik yg dijual ke dealer, nama pembeli dsb, yang diterbitkan dealer pada saat penjualan kendaraan.
Biasanya faktur dibuat 4 rangkap – samsat 2 lembar, dealer selembar, dan pembeli selembar (rangkap ke 4). Tiap lembaran tersebut tidak bisa ditukar-tukar karena dibawah kertas faktur tertulis dengan jelas siapa pemegang faktur tersebut. Untuk pembeli, maka yang tertulis dsana adalah “Untuk Pembeli”. Kertas bukti pembelian kendaran ini dapat digunakan untuk penerbitan bpkb.
Biasanya faktur ini dilekatkan pada bpkb pada saat pembelian pertama dari dealer, namun banyak juga yang tidak menyertakan faktur terutama pada penjualan kendaraan second atau bekas. Namun ini sebenarnya bukanlah masalah yg besar karena jika kendaraan hendak dijual lagi kepada orang lain sebenarnya faktur sudah tidak diperlukan lagi karena untuk proses balik nama bpkb keterangan mengenai faktur itu sendiri biasanya sudah dicantumkan pada bpkb sebagai dasar dari keberadaan kendaraan tersebut.
Faktur dapat digunakan sebagai bukti bahwa mobil tersebut sudah bayar pajak (bea masuk) saja. Di kepolisian, faktur akan menjadi dasar penulisan bpkb, dan keterangannya bisa anda lihat di lembar kedua pada bpkb. Di dealer, faktur merupakan bukti penerimaan kendaraan dari produsen (pabrikan).
Sebagai ‘surat lahir kendaraan’ banyak yang berpendapat bahwa jika faktur hilang, maka nilai kendaraan tersebut akan turun dibandingkan dengan kendaraan yang berfaktur. Pengurusan penggantian fakturpun sangat merepotkan, sudah gitu faktur asli yg seperti semula pun belum tentu diperoleh, hanya copy faktur yg dilegalisir oleh Kepolisian.
Faktur juga digunakan sewaktu anda memindahkan alamat di bpkb ke Polda yg berbeda (mutasi luar daerah). Mengingat banyaknya pemalsuan bpkb dan stnk, faktur bisa sangat berguna karena datanya juga terdapat di Samsat dan penjual/ATPM.
Biasanya faktur dibuat 4 rangkap – samsat 2 lembar, dealer selembar, dan pembeli selembar (rangkap ke 4). Tiap lembaran tersebut tidak bisa ditukar-tukar karena dibawah kertas faktur tertulis dengan jelas siapa pemegang faktur tersebut. Untuk pembeli, maka yang tertulis dsana adalah “Untuk Pembeli”. Kertas bukti pembelian kendaran ini dapat digunakan untuk penerbitan bpkb.
Biasanya faktur ini dilekatkan pada bpkb pada saat pembelian pertama dari dealer, namun banyak juga yang tidak menyertakan faktur terutama pada penjualan kendaraan second atau bekas. Namun ini sebenarnya bukanlah masalah yg besar karena jika kendaraan hendak dijual lagi kepada orang lain sebenarnya faktur sudah tidak diperlukan lagi karena untuk proses balik nama bpkb keterangan mengenai faktur itu sendiri biasanya sudah dicantumkan pada bpkb sebagai dasar dari keberadaan kendaraan tersebut.
Faktur dapat digunakan sebagai bukti bahwa mobil tersebut sudah bayar pajak (bea masuk) saja. Di kepolisian, faktur akan menjadi dasar penulisan bpkb, dan keterangannya bisa anda lihat di lembar kedua pada bpkb. Di dealer, faktur merupakan bukti penerimaan kendaraan dari produsen (pabrikan).
Sebagai ‘surat lahir kendaraan’ banyak yang berpendapat bahwa jika faktur hilang, maka nilai kendaraan tersebut akan turun dibandingkan dengan kendaraan yang berfaktur. Pengurusan penggantian fakturpun sangat merepotkan, sudah gitu faktur asli yg seperti semula pun belum tentu diperoleh, hanya copy faktur yg dilegalisir oleh Kepolisian.
Faktur juga digunakan sewaktu anda memindahkan alamat di bpkb ke Polda yg berbeda (mutasi luar daerah). Mengingat banyaknya pemalsuan bpkb dan stnk, faktur bisa sangat berguna karena datanya juga terdapat di Samsat dan penjual/ATPM.
Langganan:
Postingan (Atom)









